
Saat ini Roman Abramovich menjadi orang kaya urutan ketiga di Rusia dan masuk daftar 50 orang terkaya di dunia menurut versi majalah Forbes 2010. Kekayaannya diperkirakan sejumlah $ 11,2 milyar. Selain dikenal sebagai seorang milyader, pemilik perusahaan investasi Milhouse Capital dan Gubernur Chukotka di Rusia, Abramovich juga memiliki sebuah tim sepakbola Liga Utama Inggris yang bernama Chelsea Football Club.
"I'm getting excited before every single game. The trophy at the end is less important than the process itself." ~ Roman Abramovich
Masa Kecil Roman
Roman Abamovich Arkadyich lahir di sebuah keluarga Yahudi di Lithuania pada tanggal 24 Oktober 1966. Dari umur satu tahun ia sudah kehilangan ibunya, Irina Ostrowski Abramovich. Kurang dari 2 tahun kemudian, ayahnya, Arkady Abramovich, tewas dalam kecelakaan konstruksi. Setelah musibah itu terjadi, Roman dibesarkan hingga dewasa oleh kakek dan neneknya di kota kediaman mereka di Lithuania. Ia sempat bersekolah di Institut Industri di Ukhta sebelum mengikuti wajib militer pada Angkatan Bersenjata Uni Soviet.
Perjalanan Karir Bisnis
Kali pertama Roman memulai bisnis adalah dengan menjual bensin curian kepada beberapa perwira berpangkat letnan yang ada di kesatuannya. Setelah masa dinas singkatnya selesai, pada bulan Desember 1987 ia menikah dengan Olga Yurevna Lysova yang menjadi istri pertamanya. Uang pemberian orang tua Olga sebagai hadiah pernikahan mereka, diinvestasikan Roman dengan membeli berbagai macam barang dari black-market seperti parfum, deodoran, stoking dan pasta gigi untuk dijual kembali di kota Moscow.
Dalam waktu singkat Roman mampu melipatgandakan investasinya. Keberhasilan yang diperolehnya membuat kepercayaan diri Roman semakin meningkat. Akhir tahun 1988, Roman pun mendirikan Comfort co-op, perusahaan yang membuat mainan plastik. Selain itu ia juga membuka toko koperasi yang menjual suku cadang kendaraan bermotor. Sambil menjalani usaha barunya, Roman melanjutkan kuliah di Institut Minyak dan Gas, Gubkin di Moscow.
Langkah Awal Menuju Kesuksesan
Restrukturisasi ekonomi yang terjadi pada tahun 1988 di Uni Soviet membuka peluang bagi para pengusaha lokal untuk mengembangkan usahanya. Roman dan Olga segera mengambil kesempatan baik ini dengan mendirikan perusahaan yang memproduksi boneka. Langkah inilah yang membawa mereka menuju kesuksesan dalam waktu singkat. Karena ketajaman bisnisnya, dalam waktu beberapa tahun kekayaan Roman kian bertambah. Ia mulai dikenal sebagai seorang konglomerat dengan usaha perdagangan minyak, peternakan babi dan investasi di bisnis lainnya.
Pernikahan Roman dengan Olga kandas setelah 3 tahun berjalan. Setahun kemudian Roman menikah dengan Irina Vyacheslavovna Malandina, tepatnya pada bulan Oktober 1991 dan mereka dikaruniai 5 orang anak.
Dari tahun 1992 hingga 1995, Roman berhasil mendirikan lima perusahaan yang bergerak dalam bidang retail, produksi barang-barang konsumsi, broker, hingga akhirnya ia memfokuskan diri dalam perdagangan minyak dan produk minyak. Kerja sama bisnis yang terjalin antara Roman dengan Boris Berezovsky, rekanan Presiden Boris Yeltsin, membuat nominal kekayaan Roman melesat naik secara drastis. Mereka mengakuisisi Sibneft, salah satu perusahaan minyak terbesar dengan nilai kontrak kerjasama yang sangat kontroversial. Dengan uang yang diperolehnya, dalam waktu 1 tahun dari tahun 1995 hingga 1996, Roman mampu mendirikan 10 perusahaan yang lain. Ia telah menjadi seorang milyuner ketika berumur 30 tahun dan secara politik Roman menjalin hubungan baik dengan Presiden Boris Yeltsin.
Gubernur dan Pemilik Klub Sepak Bola
Pada bulan Desember 2000, Roman terpilih sebagai gubernur di Okrug, daerah miskin di Timur Rusia menggantikan Alexander Nazarov. Ia tidak mengambil keuntungan pribadi dengan posisinya, melainkan banyak pihak memperkirakan bahwa ia telah menghabiskan lebih dari US$ 1,3 milyar dari uangnya sendiri untuk membangun kawasan itu. Di bawah pimpinan Roman, standar hidup masyarakat di sana meningkat menjadi semakin baik. Ia memperbaiki sarana pendidikan, kesehatan dan perumahan, serta mengundang para investor ke wilayah tersebut.
3 tahun setelah pelantikan gubernur, Roman membeli sebuah perusahaan yang mengontrol Chelsea Football Club di Inggris dari pemilik sebelumnya, Ken Bates. Roman merombak Chelsea dari berbagai aspek. Dalam pengendaliannya, Chelsea berhasil menduduki posisi kedua di musim pertamanya di Premiership. Naik dua peringkat dari posisi tahun lalu. Setelah merekrut manager baru bernama José Mourinho, Chelsea mengakhiri musim berikutnya sebagai juara liga. Hingga Mei 2008 lalu, Roman telah menghabiskan sekitar £ 600 juta di klub Chelsea. Selain keterlibatannya dalam sepak bola profesional, Roman juga mensponsori sebuah yayasan di Rusia yang bernama National Academy of Football dan membangun lebih dari lima puluh lapangan sepak bola di berbagai kota.
Setelah masa jabatannya berakhir pada tahun 2005, Roman diangkat kembali sebagai gubernur untuk periode berikutnya. Sebelumnya ia sempat mengatakan bahwa ia tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai gubernur. Roman dianugerahi Piagam Kehormatan atas kontribusi besarnya kepada perkembangan ekonomi di daerah otonom Chukotka. Keputusan tersebut ditandatangani oleh Presiden rusia, Valdimir Putin.
Pada tanggal 15 Oktober 2006, tersebar berita bahwa Irina telah menyewa 2 orang pengacara perceraian top di Inggris, sebagai tindak lanjut atas laporan hubungan dekat Roman dengan Zhukova Daria, putri Alexander Radkin Zhukov, seorang yang terkemuka di Rusia. Mereka akhirnya bercerai di Rusia pada bulan Maret 2007. Tunjangan perceraian yang diperoleh Irina sebesar US $ 300 juta. Tunjangan ini dikabarkan sebagai tunjangan perceraian terbesar sepanjang sejarah. Roman mengundurkan diri sebagai Gubernur Chukotka pada bulan Juli 2008. Akan tetapi kegiatan amalnya di wilayah tersebut terus berlanjut. Pada tanggal 4 Desember 2009 di kota Los Angeles, Daria melahirkan Aaron Alexander, anak pertamanya dan anak keenam Roman.
Roman Abramovich saat ini tinggal di London Barat dan dikenal sebagai orang terkaya kedua di Britania Raya. Selain beberapa rumah mewah, ia juga memiliki 5 kapal pesiar yang salah satunya merupakan kapal pesiar pribadi terbesar di dunia, 1 pesawat terbang pribadi Airbus A340-300, 3 buah helikopter, 2 limousine seharga US $ 1,65 juta, beberapa mobil sport seperti Ferrari FXX seharga US $ 2,2 juta, Buggatti Veyron, Maserati MC12 Corsa, Ferrari 360, Porsche Carrera GT, Porsche 911 GT1 dan Mercedes-Benz CLK GTR.