|

Tuntutan pertama dalam hidupnya yang berhasil Johan penuhi dengan perasaan bangga adalah ketika ia berhasil masuk ke Universitas Indonesia, perguruan tinggi ternama di Indonesia. Keluarganya juga turut bahagia karena itu adalah ekspektasi mereka. Di sana ia bertemu dengan Ica salah satu mahasiswi cantik jurusan hukum, sama seperti Johan. Ica yang berpenampilan begitu feminin selalu menyarankan Johan supaya ia mau memperbaiki penampilannya. Perlahan Johan mulai mengubah bukan hanya penampilannya tapi juga kebiasaan buruknya. Semua ia lakukan untuk Ica. Mereka pun kemudian menjalin hubungan sebagai kekasih.
Setelah berhubungan lebih dari 2 tahun, orang tua Ica mulai menyinggung tentang masa depan Johan. Mereka berharap Johan bisa menjadi seorang pengacara yang sukses seperti ayahnya Ica dan mempunyai penghasilan besar. Johan mulai memacu dirinya untuk meraih nilai terbaik dalam setiap mata kuliah yang ia ambil. Ia juga rajin menimba ilmu dengan magang di beberapa kantor pengacara. Suatu hari, beberapa minggu sebelum Johan diwisuda, ayah Johan meninggal dunia. Johan pun harus menjadi tulang punggung keluarganya. Kejadian ini membuat Johan semakin termotivasi untuk menjadi pengacara sukses. Setelah lulus kuliah, ia bekerja giat untuk mengejar impiannya. Johan berhasil dan ia menikah dengan Ica.
Perjalanan karir Johan sebagai seorang pengacara muda yang sukses berjalan lancar. Ia mempunyai rumah di kawasan elit, 3 mobil mewah dan materi melimpah. Puluhan kasus besar berhasil ia menangkan. Namun hingga tahun ke-10 pernikahannya dengan Ica, Johan belum bisa memberikan anak kepada Ica. Meskipun begitu ia tetap menyayangi Ica dan selalu setia. Hingga suatu ketika Johan merasa ada yang salah dengan hidupnya. Ia sering menceritakan pergumulannya kepada isteri dan sahabatnya, “Saya berusaha maksimal untuk menjadi menantu dan suami yang baik, tetapi tidak bisa memberikan keturunan. Saya berhasil membela klien besar untuk pembebasan lahan penduduk, tetapi puluhan tempat tinggal keluarga tak mampu menjadi hilang tanpa ganti rugi yang sepadan. Saya berusaha membela seorang teman untuk menuntut sebuah perusahaan, saya berhasil, tetapi perusahaan itu harus mem-PHK ratusan karyawannya. Saya membayangkan bagaimana sedihnya perasaan keluarga mereka. Saya membela seorang klien dari tuduhan korupsi, tetapi ternyata dia memang seorang koruptor dan suami yang tidak bertanggung jawabr. Saya tidak merasa bahagia dengan kehidupan saya.” Lalu pada suatu hari, Johan ditemukan tewas bunuh diri. Tidak ada pesan yang ia tinggalkan kecuali sebuah kalimat yang sempat ia tulis di wall facebooknya sehari sebelum ia ditemukan tewas. “Hidup ini tidak adil, saya sudah memberikan yang terbaik dari diri saya kepada dunia tetapi mereka malah memperburuk keadaan saya.”
EXPECTATIONS AND PRESSURE
Semenjak kita kecil sebenarnya sudah ada tuntutan dalam hidup kita, mungkin ada orang tua yang menghendaki kita menjadi anak yang penurut dan sebagainya. Beranjak remaja kita juga dituntut untuk menjadi murid yang pintar dengan nilai-nilai yang baik kemudian semakin kita dewasa tuntutan itu bertambah banyak lagi. Semakin banyak tuntutan berarti semakin banyak juga beban yang harus kita pikul. Sumber tuntutan dan tekanan yang ada dalam hidup kita dapat berasal dari diri sendiri, keluarga, teman dekat, sekolah, lingkugan sosial dan tempat kerja. Sebagai seorang manusia kita tidak bisa lari dari tuntutan-tuntutan tersebut.
Sisi positifnya adalah dengan adanya tuntutan dalam hidup kita, tindakan kita akan semakin terarah dan diri kita akan termotivasi untuk berusaha meraih sesuatu yang lebih baik. Bukan hanya mengalir saja mengikuti arus hidup tanpa tujuan yang jelas. Akan tetapi ketika kita menjadi semakin sukses jangan mengira bahwa beban hidup akan semakin ringan, karena justru beban yang kita terima akan bertambah berat. Sebagai contoh, bayangkanlah tuntutan dan beban yang akan ditanggung oleh calon presiden Indonesia yang nanti terpilih. Ia dituntut untuk memperbaiki sektor keuangan, pendidikan, kesejahteraan masyarakat, kesehatan, industri, dan sebagainya. Gerak-geriknya pun akan menjadi sorotan publik.
Dampak negatif baru akan muncul ketika seseorang tidak memiliki pengetahuan yang baik untuk memanage ekspektasi dalam hidupnya. Jika terjadi demikian maka energi orang tersebut akan terkuras pada suatu perbuatan yang tidak berpotensi untuk membuatnya menjadi maksimal. Bahkan bisa mempengaruhi psikologis orang tersebut, kehidupan sosial, dan keadaan fisiknya.
EXCELLENCY AND HAPPINESS
Kita akan dihadapkan oleh banyak tuntutan saat mengejar kesuksesan. Baik yang kita bebankan kepada diri sendiri maupun kepada orang lain. Tuntutan adalah hal yang wajar, tetapi jangan pernah kita lupa bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini. Kita tidak bisa menemukan semua hal terjadi sesuai dengan harapan kita. Seandainya berpotensi pun akan tetap memerlukan waktu dan melewati proses terlebih dahulu. Orang-orang yang terlihat hebat pasti sudah pernah melewati proses tersebut. Mereka mengasah dirinya sendiri menjadi semakin baik waktu demi waktu. Baik dalam hal kemampuan, pengetahuan serta karakter pribadinya.
Sebelum Anda melangkah lebih jauh cobalah bertanya apa yang sebenarnya Anda cari dalam kehidupan yang singkat ini? Semua orang ingin bahagia. Tetapi banyak yang tidak tahu bagaimana cara mencapainya. Jalani saja hidup ini dengan seimbang. Jangan terlalu sering melihat ke atas, melihat orang-orang yang lebih sukses dari kita. Sesekali lihatlah ke bawah, lihat mereka yang hidupnya tidak seberuntung kita. Dengan demikian kita bisa memotivasi diri untuk meraih kesuksesan namun juga mampu mensyukuri apa yang telah kita raih hingga hari ini.
Beruntunglah Anda yang saat ini bekerja di bidang yang Anda cintai. Bidang yang membuat Anda begitu bersemangat dan gembira dalam menikmati hidup. Jika kesuksesan yang telah Anda raih malah tidak membuat Anda bahagia, Anda harus mempertanyakannya. Apa pun yang sedang Anda kerjakan sekarang ini, kerjakanlah dengan sepenuh hati dan selalu berikan yang terbaik hingga melalui kehidupan Anda lingkungan di sekitar Anda dapat merasakan dampak yang positif. Jadikanlah diri Anda sebuah inspirasi hidup bagi banyak orang. |