|

Menjelang perayaan hari raya Idul Fitri, umat muslim melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh. Mereka bukan hanya menahan lapar dan haus namun juga menahan nafsu dan godaan. Salah satunya amarah. Kemarahan adalah suatu hal yang normal, salah satu emosi manusia yang sehat - yang pada umumnya sering kali terjadi. Tetapi ketika kita tidak bisa mengendalikannya, kemarahan dapat berubah menjadi sumber masalah; masalah di tempat kerja, dalam hubungan pribadi dan hal-hal lainnya dalam kehidupan kita.
Kemarahan adalah “sebuah keadaan emosi yang mencakup dari kejengkelan yang ringan sampai dengan kemurkaan yang berat.” Demikian menurut psikolog yang meneliti tentang kemarahan, Charles Spielberger, PhD. Sebagaimana emosi yang lain, kemarahan juga menyebabkan perubahan psikologis dan biologis.
Kemarahan kita bisa disebabkan oleh seseorang secara spesifik, seperti rekan kerja atau supervisor. Kita bisa juga marah karena keadaan, seperti kemacetan lalu lintas atau penerbangan yang dibatalkan. Dan kemarahan bisa juga disebabkan karena kekhawatiran seputar permasalahan pribadi, bahkan disaat kita teringat pengalaman masa lalu yang menyebabkan trauma.
Pemberhentian kerja sementara yang tak diduga, peningkatan tanggung-jawab pekerjaan, dan menjalani pekerjaan dengan tingkat stress yang tinggi bisa membuat anger management menjadi sebuah tantangan di tempat kerja. Melampiaskan kemarahan yang tidak terkendali ketika bekerja merupakan tindakan yang tidak bijaksana dan bisa membuat kita kehilangan pekerjaan. Dapatkan pemahaman yang lebih baik dari diri Anda dan jawablah tes singkat berikut ini dengan jujur sesuai dengan keadaan Anda yang sebenarnya beberapa waktu terakhir ini untuk membantu Anda mengetahui jenis bantuan yang Anda perlukan untuk mengatasi masalah kemarahan.
01. |
Saya hampir tidak pernah terpancing untuk marah, tetapi ketika saya sudah marah, lebih baik berhati-hatilah.
(True/False)
|
02. |
Saya masih bisa marah ketika teringat perbuatan buruk seseorang kepada saya di masa lalu. (True/ False) |
03. |
Bagi saya, menunggu di telpon atau menunggu seseorang, sangat menyebalkan. (True/ False) |
04. |
Saya mudah sekali lepas kontrol ketika beragumentasi dengan orang-orang yang berada di dekat saya. (True/ False) |
05. |
Terkadang saya suka terbangun di malam hari dan mengingat kejadian yang membuat saya kecewa hari itu. Kemudian memikirkannya terus. (True/ False) |
06. |
Sulit bagi saya untuk memaafkan seseorang yang sudah melakukan kesalahan. (True/ False) |
07. |
Saya suka marah kepada diri saya sendiri ketika emosi saya lepas kontrol. (True/ False) |
08. |
Ketika seseorang melakukan sesuatu yang tidak sebagaimana mestinya, mereka dapat membuat saya jengkel. (True/ False) |
09. |
Ketika saya sangat kecewa terhadap sesuatu hal, saya cenderung untuk mudah sakit, seperti berbicara dengan lemas, sakit kepala atau gangguan perut. (True/ False) |
10. |
Orang-orang yang saya percaya sering kali mengecewakan saya, membuat saya menjadi marah atau merasa dikhianati. (True/ False) |
11. |
Ketika sesuatu tidak terjadi sesuai dengan harapan saya, saya menjadi depresi. (True/ False) |
12. |
Saya tidak bisa mengingat lagi apa yang saya lakukan dan saya katakan, ketika saya sedang marah. (True/ False) |
13. |
Setelah berargumentasi dengan seseorang, saya membenci diri saya sendiri. (True/ False) |
14. |
Saya sering mendapat masalah dalam pekerjaan karena sifat saya. (True/ False) |
15. |
Ketika sedang gusar, saya sering mengatakan sesuatu yang pada akhirnya saya sesali. (True/ False) |
16. |
Beberapa orang takut akan sifat buruk saya. (True/ False) |
17. |
Ketika saya sedang marah, frustrasi atau disakiti, saya melampiaskannya dengan makan, minum minuman beralkohol atau obat-obatan. (True/ False) |
18. |
Ketika seseorang menyakiti saya atau membuat saya frustrasi, saya ingin balas dendam dan saya suka memukul seseorang atau merusak barang. (True/ False) |
19. |
Pernah saya marah sekali seperti ingin membunuh seseorang. (True/ False) |
20. |
Terkadang saat saya merasa tersakiti dan sendirian, terlintas keinginan untuk bunuh diri. (True/ False) |
SCORING:
Jawaban TRUE Anda ≥ 10 atau Andamenjawab 3 pertanyaan terakhir dengan jawaban TRUE. Anda memiliki masalah anger management yang serius. Anda sangat memerlukan bantuan karena Anda cenderung bermasalah dengan masalah kemarahan Anda. Masalah kemarahan Anda bisa menjadi penyebab kerusakan dalam hubungan keluarga, kehidupan sosial dan tempat Anda bekerja. Disarankan agar Anda mengikuti program anger management untuk membantu Anda belajar menjadi lebih baik, memahami cara-cara yang bersifat membangun untuk mengendalikan kemarahan Anda.
Jawaban TRUE Anda 5 – 9. Anda memiliki masalah anger management sebatas normal. Bantuan klinis saja mungkin cukup membantu. Kemampuan Anda mengendalikan perasaaan marah masih di sekitar rata-rata, namun jika Anda atau seseorang berpendapat bahwa Anda memiliki masalah kemarahan, ada baiknya Anda pertimbangkan untuk mengikuti program anger management.
Jawaban TRUE Anda 0 – 4. Anda sudah cukup baik dalam hal anger management. Anda dapat mengendalikan kemarahan Anda lebih baik daripada kebanyakan orang.
8 TIPS TO HELP GET YOUR ANGER UNDER CONTROL
1. |
Ambil waktu untuk diam sejenak. Meskipun terdengar klise, menghitung 1 sampai 10 sebelum mengambil tindakan apa pun dapat meredakan kemarahan. |
2. |
Jaga jarak. Untuk sementara, hindarilah berinteraksi dengan orang yang telah membuat Anda marah hingga rasa frustasi Anda menurun sedikit. |
3.
|
Berolahraga. Aktivitas phisik dapat menjadi saluran untuk melampiaskan emosi Anda. Cobalah untuk jalan kaki menghirup udara segar, joging, berenang atau apa pun. |
4. |
Berpikir dengan hati-hati sebelum mengatakan apa pun. Jika tidak, Anda bisa mengatakan sesuatu yang nantinya Anda sesali. |
5. |
Cari solusi dari situasi yang sedang terjadi. Daripada memusatkan perhatian kepada hal yang membuat Anda marah, ajak orang yang mengesalkan Anda untuk bekerja sama mencari pemecahan masalah. |
6. |
Gunakan kata “saya” dalam mendeskripsikan permasalahan. Sebagai contoh, katakan, “Saya sedih kamu tidak mengerjakan tugasmu,” daripada, “Kamu seharusnya mengerjakan tugasmu.” |
7. |
Jangan menyimpan dendam. Jika Anda mengampuni orang lain, akan sangat membantu kedua belah pihak. Tidak realistis mengharapkan semua orang bertindak persis seperti yang Anda inginkan. |
8. |
Gunakan humor untuk meredakan ketegangan. Jangan gunakan sindiran tajam, karena dapat melukai perasaan dan membuat keadaan menjadi semakin buruk. |
|